KIPPI Bongkar Modus Curang SPMB di Riau: Biaya Masuk Sekolah Negeri Diduga Capai Puluhan Juta

PEKANBARU,  JT Riau - Ketua Umum DPP LSM KIPPI (Komunitas Insan Peduli Pers Indonesia) Nelson Hutahean menyoroti mahalnya biaya masuk sekolah negeri di Provinsi Riau. Menurutnya, persoalan ini seolah menjadi "bisnis tahunan" yang dilakukan oknum tertentu.

Hal itu disampaikan Nelson di ruang kerjanya, Kamis (30/07/2026). Ia menilai keluhan orang tua/wali murid terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) belum pernah diselesaikan secara serius oleh Dinas Pendidikan.

"Upaya dan sistem sudah beberapa kali diganti, tapi faktanya masyarakat tetap berkeluh kesah saat anaknya ingin masuk sekolah negeri," ujar Nelson.

Nelson menduga sulitnya calon siswa baru masuk ke sekolah negeri sengaja diciptakan. Modusnya, kata dia, dengan membuat masalah lalu menawarkan solusi dengan mengharapkan "upeti" masuk kantong pribadi.

"Sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap tahun sejumlah orang tua murid harus mengeluarkan jutaan rupiah bahkan sampai puluhan juta rupiah agar anaknya mulus dapat diterima sekolah negeri. Apalagi jika sekolah yang dituju adalah sekolah favorit," terang Nelson

4 Modus Kecurangan SPMB Versi KIPPI

Dari hasil penelusuran LSM KIPPI, kecurangan dalam penerimaan siswa baru di SMP/SMA Negeri umumnya terjadi melalui beberapa cara:

1.  *Manipulasi Zonasi*: Mengubah titik lokasi GPS rumah, memalsukan Kartu Keluarga, menumpang KK kerabat dekat sekolah
2.  *Dokumen Perwalian Palsu*
3.  *Kecurangan Jalur Prestasi*: Menggunakan sertifikat kejuaraan palsu
4.  *Praktik "Cuci Rapor"*

"Kami berharap pemerintah benar-benar memberikan perhatian serius supaya keluhan orang tua murid dapat diselesaikan secara tuntas. Karena hampir setiap tahun permasalahan ini menciptakan praktik percaloan bagi oknum tertentu," tutup Nelson.

Sampai berita ini ditayangkan, pihak terkait dalam pemberitaan belum dapat dimintai keterangan.

*Redaksi memberikan ruang hak jawab* bagi pihak yang merasa keberatan sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.(kippi/Timred)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kantor Satpel Pasar Sail Disulap Jadi Ruang X-Ray, Puskesmas Sail Gelar Case Finding TB dan CKG

WASPADA DBD! Dua Anak di Sekitar Pasar Simpang Baru Terjangkit, Langkah Cepat Dilakukan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai Menggelar Razia Penggeledahan di Blok Hunian Warga Binaan